Daerah

Dapur Sumberjambe Semek Jadi Role Model SPPG Se-Kecamatan

38
×

Dapur Sumberjambe Semek Jadi Role Model SPPG Se-Kecamatan

Sebarkan artikel ini
PRODUKTIF: Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumberjambe Semek, di Desa/Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. (TEGAR/TELITI JATIM)

Jember, TelitiJatim.com – Dapur Sumberjambe Semek, di Desa/Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, disebut menjadi contoh bagi SPPG lain di wilayah kecamatan setempat.

Informasi yang didapat TelitiJatim, SPPG Sumberjambe Semek ini merupakan dapur pertama yang menjangkau penerima manfaat (PM) dari kalangan kelompok bumil, busui dan balita (B3).

Kepala Dapur SPPG Sumberjambe Semek, Khoirul Anam, membenarkan dapur yang dipimpinnya, lebih awal merangkul kelompok B3 diantara dapur SPPG se kecamatan setempat.

“Iya benar mas. Kami memang lebih awal mendisteibusikan kepada kelompok B3 dibandingkan lainnya,” terangnya kepada TelitiJatim.com, Jum’at (14/08/2026).

Anam menyampaikan, SPPG yang dipimpinnya bisa survive dengan jumlah PM yang lumayan banyak. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari kerja kolektif serta penyelesaian tugas masing-masing.

“Kami sangat bersyukur. Sejak awal dapur SPPG yang kami pimpin, berjalan dengan baik hingga saat ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Sumberjambe Semek, Tegar Malik Maulana menambahkan, SPPG Sumberjambe Semek tidak hanya perdana mendistribusikan kepada kelompok 3B. Tetapi juga menjangkau daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T)

“Dapur kami bukan hanya menjadi dapur pertama yang menjangkau 3B. Tetapi juga pertama menjangkau 3T,” imbuhnya.

Tegar menyebut, pendistribusian ke wilayah 3T memiliki tantangan yang cukup besar. Sebab medan yang ditempuh melintasi pegunungan dengan kondisi jalan bebatuan.

“Pengiriman ke wilayah 3T harus lebih ekstra hati-hati. Sebab medannya tanjakan bebatuan dan terjal. Sementara porsi MBG di ompreng tidak boleh rusak,” urainya.

Tegar berharap, Dapur SPPG yang dipinpinnya tetap bisa survive dan memberikan pelayanan terbaik untuk penerima manfaat. Hal ini, kata Tegar, menjadi prioritas utama bagi PM hingga masyarakat sekitar.

“Tentu kami sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Banyak pengakuan baik atas dapur kami. Saya rasa, itu buah baik yang kami tanam sejak awal kami bekerja,” pungkasnya. (aln/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *