Jember, TelitiJatim.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panti Serut 2 Jember terus melakukan optimalisasi pelayanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat tetap memenuhi standar kualitas, kebersihan, keamanan, serta ketepatan distribusi.
SPPG yang beralamat di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, tersebut saat ini melayani sebanyak 2.528 ompreng makanan bergizi setiap harinya.
Kepala SPPG Panti Serut 2 Jember, Dermawan mengatakan, optimalisasi pelayanan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas program MBG. Tidak hanya memastikan jumlah porsi sesuai dengan kebutuhan, pengelolaan dapur juga terus diperhatikan mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.
“Pelayanan terus kami optimalkan. Kami berupaya memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik, sehingga makanan yang diterima penerima manfaat tetap terjaga kualitas dan kebersihannya,” kata Dermawan, Jum’at (14/8/2026).
Menirut Dermawan, cakupan penerima manfaat yang cukup besar, pengelolaan pelayanan menjadi perhatian utama SPPG Panti Serut 2. Optimalisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga mutu makanan yang diberikan sekaligus memastikan proses distribusi berjalan sesuai sasaran.
SPPG Panti Serut 2 juga terus mendorong penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap proses pelayanan. Hal tersebut penting mengingat program MBG menyasar kelompok yang membutuhkan asupan gizi yang baik, khususnya anak-anak di lingkungan sekolah serta kelompok penerima manfaat B3.
Melalui peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan, SPPG Lojajar berkomitmen mendukung pelaksanaan program MBG di Kecamatan Tenggarang, sehingga distribusi makanan bergizi tidak hanya tepat jumlah dan tepat sasaran, tetapi juga memenuhi aspek kualitas, kebersihan dan keamanan pangan.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan semakin baik. Harapannya, program ini benar-benar memberikan manfaat dan memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat,” pungkasnya. (aln/red)










